Context Diagram merupakan DFD pertama dalam proses bisnis. Menunjukkan
konteks dimana proses bisnis berada. Menunjukkan semua proses bisnis dalam 1
proses tunggal (proses 0). Context diagram juga menunjukkan semua entitas luar
yang menerima informasi dari atau memberikan informasi ke sistem. Model diagram konteks
menjabarkan tentang aktor-aktor yang terlibat dalam suatu konteks informasi,
serta dinamika informasi yang terjadi antar aktor-aktor tersebut. Pada model
ini tergambar organisasi yang bersangkutan, dan dengan siapa saja organisasi
ini berhubungan secara informasi. Kemudian hubungan itu dirinci dalam soal apa
saja informasi dan sifat informasinya. Model ini kemudian menjadi peta tentang
alur informasi di seputar organisasi tersebut.
Karena pihak-pihak yang digambarkan adalah fihak luar organisasi maka pada tahap pertama yang dihasilkan adalah analisis eksternal. Namun demikian kemudian dari yang eksternal dapat dibangun model yang sama untuk versi internal. Bagi Ornop yang terbiasa dengan alat bernama stakeholder analysis, maka pihak pihak eksternal ini dapat dipungut dari hasil stakeholder analysis kalau memang sudah ada. Diagram konteks dapat dibuat berjenjang mulai dari yang paling umum sampai yang paling terperinci. Salah satu bentuk turunan diagram lebih terperinci dari diagram konteks, adalah Diagram Aliran Data atau (Data Flow Diagram/DFD).
Data Flow
Diagram (DFD) adalah representasi grafik dari sebuah sistem. DFD menggambarkan
komponen-komponen sebuah sistem, aliran-aliran data di mana komponen-komponen
tersebut, dan asal, tujuan, dan penyimpanan dari data tersebut. Kita dapat
menggunakan DFD untuk dua hal utama, yaitu untuk membuat dokumentasi dari
sistem informasi yang ada, atau untuk menyusun dokumentasi untuk sistem
informasi yang baru. DFD menggambarkan arus data dari suatu sistem informasi,
baik sistem lama maupun sistem baru secara logika tanpa mempertimbangkan
lingkungan fisik dimana data tersebut berada DFD menggambarkan arus data dari
suatu sistem informasi, baik sistem lama maupun sistem baru secara logika tanpa
mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut berada.Karena pihak-pihak yang digambarkan adalah fihak luar organisasi maka pada tahap pertama yang dihasilkan adalah analisis eksternal. Namun demikian kemudian dari yang eksternal dapat dibangun model yang sama untuk versi internal. Bagi Ornop yang terbiasa dengan alat bernama stakeholder analysis, maka pihak pihak eksternal ini dapat dipungut dari hasil stakeholder analysis kalau memang sudah ada. Diagram konteks dapat dibuat berjenjang mulai dari yang paling umum sampai yang paling terperinci. Salah satu bentuk turunan diagram lebih terperinci dari diagram konteks, adalah Diagram Aliran Data atau (Data Flow Diagram/DFD).
Syarat-syarat pembuatan DFD ini adalah
:
1. Pemberian nama untuk tiap komponen
DFD
2. Pemberian nomor pada komponen
proses
3. Penggambaran DFD sesering mungkin
agar enak dilihat
4. Penghindaran penggambaran DFD yang
rumit
5. Pemastian DFD yang dibentuk itu
konsiten secara logika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar