Translate

Selasa, 28 Januari 2014

Cara Memperkuat Koneksi Bisnis Anda

Print Friendly and PDFPrintPrint Friendly and PDFPDF
Tidak peduli bisnis apapun, koneksi atau network adalah hal yang wajib dipunyai. Entah itu koneksi dengan pelanggan, supplier, rekanan, dan juga dengan investor. Pebisnis yang sukses biasanya mempunyai koneksi sangat kuat. Ketika Anda sedang kesulitan, koneksi-koneksi yang Anda miliki akan sangat membantu, apalagi bila level koneksi Anda bukan hanya “kenal”, tapi juga “dekat”. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk memperkuat koneksi bisnis Anda.
 Jangan Segan Memberi
Kebanyakan orang, terutama yang masih pebisnis pemula, selalu bertanya, “apa yang bisa diberikan oleh koneksi ke Saya?” Pola pikir seperti ini tidak akan bisa membantu Anda untuk mendapatkan koneksi yang kuat. Daripada berpikir apa yang bisa Anda dapat, lebih baik memikirkan apa yang bisa Anda beri pada koneksi tersebut. Apabila Anda membantu seseorang terlebih dahulu, maka suatu saat ketika Anda butuh bantuannya, Anda bisa mendapatkannya dengan lebih mudah. Ingat saja hukum karma, Anda memberi, Anda juga akan mendapatkan balasannya.

Bagi Koneksi Anda ke Orang Lain
Ketika koneksi Anda ingin kenal dengan salah satu teman Anda, jangan segan untuk memperkenalkannya langsung. Membagi koneksi kita ke orang lain akan membuat kita dianggap sebagai konektor. Contoh paling sempurna dari konektor ini adalah Pak Freddy Istanto, salah satu mentor Studentpreneur serta kepala dari Heritage Surabaya. Di Kota Surabaya, Pak Freddy terkenal sebagai konektor yang sangat kuat, mulai dari koneksi bisnis, wartawan, perguruan tinggi, sampai tokoh-tokoh budaya biasanya beliau kenal, dan tidak segan mengenalkan koneksinya ke orang lain. Hasilnya, koneksi dari Pak Freddy juga tumbuh karena ketika beliau butuh mengenal orang lain, koneksi beliau akan dengan senang hati mengenalkannya.

Jadilah Orang Yang Memberi Pencerahan
Selain menjadi konektor, Anda juga bisa menjadi orang yang memberi pencerahan atau ilmu pada jaringan pribadi dan professional Anda. Tentunya, ilmu yang dibagikan harus relevan. Contohnya, Anda akan berbicara tentang tips bisnis dengan jaringan bisnis dan berbicara tentang travelling dengan jaringan backpacker Anda. Kalau Anda memang memberikan informasi yang berharga ke network, Anda akan dianggap expert, dan kembali lagi ke point pertama, ketika Anda sedang membutuhkan sebuah informasi, peluang untuk mendapatkan jawaban dari koneksi Anda juga akan semakin tinggi.

Koneksi Itu Teman, Tidak Hanya Bisnis
Memperkenalkan diri sebagai “si X dari perusahaan Y” memang tidak ada salahnya. Namun, kita harus menjaga koneksi yang kita kenal sebagai kenalan pribadi, bukan hanya kenalan perusahaan. Jadi, ketika kita sedang membutuhkan koneksi tersebut, terlepas dari kita bekerja di perusahaan manapun, dia masih akan membantu, begitu juga sebaliknya. Contohnya tim Studentpreneur punya banyak sekali koneksi media yang bisa digunakan untuk saling tukar informasi, dan bahkan ketika koneksi tersebut sudah tidak bekerja di bidang media lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar